GS

Jangan hanya bermimpi, barengi juga dengan tindakan nyata.

Membuat Tidak Nyaman, Yuk Kenali Penyebab AC Mobil Bau

 

Hampir setiap orang selalu bergantung pada AC atau pendingin ruangan ketika berkendara menggunakan mobil. Pasalnya, pendingin ruangan sangat ampuh untuk menghadirkan kenyamanan serta menghilangkan rasa panas dan pengap. Namun, kondisi AC mobil bau juga sering menjadi masalah yang harus segera ditangani. Berikut ulasannya.

Mengapa Perawatan AC Mobil Penting Untuk Dilakukan?

Sebagaimana mesin, AC mobil juga harus dirawat untuk menghadirkan sistem kerja yang optimal. Anda bahkan bisa membersihkan beberapa komponen secara pribadi maupun meminta tenaga profesional untuk membantu perawatan pendingin ruangan. Tentunya, pengecekan setiap komponen pada sistem ini perlu dilakukan secara berkala.

Salah satu hal yang patut untuk diperhatikan dalam perawatan ini adalah menjaga kebersihan setiap komponen AC. Sistem kerja pendingin ruangan yang mengolah udara panas melalui evaporator dapat menyerap berbagai partikel kecil seperti debu. Pasalnya, hisapan blower pada komponen ini dapat menyedot partikel halus seperti debu melalui filter.

Hal ini tentu dapat berakibat pada mengendapnya debu yang dapat menghambat sistem kerja AC. Begitu pula, kondensor yang diletakkan pada bagian depan radiator juga memiliki permasalahan yang sama. Partikel debu yang menempel pada bagian ini jika tidak dirawat dapat menghalangi pembuangan panas dari kompresor.

Begitu pula, perawatan pendingin ruangan pada mobil juga dapat dilakukan untuk mencegah panas atau over heat pada komponen pendingin ruangan. Anda bahkan dapat menghubungi tenaga ahli ketika merasakan beberapa masalah pada untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Tentunya, AC mobil bau juga dapat menjadi permasalahan yang harus segera diatasi.

Penyebab Pendingan Ruangan Mobil Menimbulkan Bau Tidak Sedap

Penyebab bau tak sedap dapat berasal dari beberapa komponen AC mobil yang mengalami kerusakan. Selain itu, bau ini juga dapat berasal dari beberapa kotoran yang tertinggal pada kabin mobil. Oleh karena itu, anda dapat melakukan pengecekan secara detail untuk mengetahui penyebab bau ini.

Salah satu hal yang dapat memicu bau tak sedap adalah kondisi parfum mobil yang habis. Parfum memang memiliki fungsi penting untuk menjaga ruangan yang harum dan menimbulkan aroma yang diinginkan. Anda bahkan bisa memilih bau bunga, buah yang segar maupun aroma lain yang menyenangkan.

Tentunya, pemilihan parfum untuk mobil juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pemilihan parfum dengan kualitas di bawah standar seringkali tidak dapat terurai baik pada komponen evaporator. Oleh karena itu, anda harus selektif dalam memilih pengharum ruangan untuk menghadirkan kabin mobil yang nyaman.

Penyebab AC mobil bau juga dapat diketahui dari kondisi evaporator yang berjamur. Evaporator memiliki hisapan blower untuk menyerap udara panas yang ada di ruangan. Kemudian, hasil olahan mesin pendingin ruangan ini akan mengeluarkan udara sejuk dan segar. Namun, hisapan blower pada komponen evaporator dapat menghisap berbagai hal seperti bau parfum maupun partikel debu.

Penggunaan parfum yang kurang berkualitas akan sulit terurai oleh komponen ini. Akibatnya, evaporator akan mudah berjamur karena kondisi kelembaban saat mendinginkan udara. Hal ini bahkan bisa berakibat pada mesin pendingin ruangan yang mengeluarkan bau tidak sedap seperti asam, apek dan bau jamur lainnya.

Sistem kerja komponen evaporator tidak pernah lepas dari komponen filter AC. Pasalnya, filter ini dapat menyaring berbagai debu yang terserap oleh hisapan blower pada evaporator. Berbagai kotoran dan debu yang mengendap pada komponen ini bahkan dapat menimbulkan sistem kerja pendingin ruangan tidak optimal. Bahkan, bau tak sedap pada AC juga bisa terjadi karena komponen ini.

Menghadapi kondisi tersebut, anda sebaiknya selalu membersihkan filter AC mobil secara berkala. Membersihkan komponen ini selama 3 hingga 4 bulan sekali juga lebih direkomendasikan. Begitu pula, anda dapat meminta bantuan tenaga profesional untuk membersihkan semua kotoran yang menempel pada filter. Anda juga bisa mengganti filter jika sudah tidak bisa digunakan.

Tak hanya filter, debu dan kotoran juga dapat mengendap pada lubang pendingin ruangan atau biasa disebut dengan grill AC. Kotoran dan debu yang dipadukan dengan suhu ruangan dingin bahkan dapat mengakibatkan AC mobil bau. Tentunya, bau debu menyengat, apek dan bau asam karena jamur dapat menyebabkan rasa tidak nyaman ketika berada di dalam mobil.

Debu yang masuk ke dalam mobil biasanya berasal dari polusi udara di jalanan ketika anda membuka kaca jendela. Selain itu, debu yang dipindahkan alas kaki dari tanah menuju kabin juga menjadi penyebabnya. Dalam hal ini, sirkulasi udara yang dihadirkan oleh mesin pendingin ruangan dapat menyaring debu. Namun, AC juga dapat menyebarkan debu ketika tidak sering dibersihkan.

Oleh karena itu, membersihkan kabin mobil harus selalu dilakukan secara teratur untuk mengatasi permasalahan ini. Penggunaan mesin penyedot debu seperti vacuum cleaner lebih disarankan untuk membersihkan bagian ini dibandingkan dengan hanya dengan sapu biasa. Menariknya, vacuum cleaner dapat digunakan untuk membersihkan semua debu pada bagian yang sulit dibersihkan.

Selain itu, kondisi freon yang habis juga dapat mempengaruhi bau tak sedap. Freon AC mobil ini berbentuk seperti gas pendingin atau bisa juga disebut sebagai refrigerant. Bentuk gas pendingin pada komponen ini bahkan mudah menguap. Terlebih lagi jika terdapat kebocoran pada sambungan selang maupun pipa.

Bau tak sedap yang terjadi pada kondisi ini biasanya juga diikuti dengan kondisi suhu AC yang tidak dingin. Oleh karena itu, anda dapat menghubungi tenaga profesional untuk mengecek kondisi AC mobil. Anda bahkan perlu mengetahui penyebab freon habis untuk ditindaklanjuti apabila terdapat kebocoran pada sambungan.

Meski demikian, pengisian freon pendingin ruangan juga sebaiknya diisi sesuai dengan kebutuhan mesin. Pengisian freon yang berlebihan hanya akan menghasilkan tekanan dan mempengaruhi proses kondensasi. Akibatnya, freon yang seharusnya diproses menjadi uap masih dalam wujud gas dan menyebabkan sistem kerja pendingin ruangan menjadi kurang optimal.

Kebutuhan terhadap pendingin ruangan sebaiknya diimbangi dengan proses perawatan yang berkala. Perawatan ini bahkan dapat berfungsi untuk menjaga sistem kerja AC yang optimal. Selain itu, anda juga dapat mengatasi bau tak sedap karena masalah ini. Bahkan, beberapa komponen yang rusak maupun memerlukan pergantian juga dapat dipenuhi dengan klik link https://polarin.co.id berikut.