GS

Jangan hanya bermimpi, barengi juga dengan tindakan nyata.

ciri-ciri radang usus pada bayi

Sejak dini, kondisi kesehatan yang mengganggu anak harus dikenali dan ditangani, terutama ketika berkaitan dengan organ dalam seperti pernapasan atau pencernaan. Sebagian besar ahli kesehatan menyampaikan bahwa gejala kelainan organ dalam lebih mudah disembuhkan ketika masih anak-anak karena proses pemulihan akan menjadi lebih cepat.

Salah satunya yakni radang usus yang dapat menimpa berbagai usia tak terkecuali bayi baru lahir. Untuk mengenali adanya penyakit ini, terdapat beberapa ciri-ciri yang perlu diwaspadai oleh ibu supaya tidak berlarut-larut:

  1. Diare

Bayi yang mengalami diare sesekali tentu wajar-wajar saja namun jika kondisi tersebut sering terjadi atau berkepanjangan maka sebagai orang tua patut untu memeriksakan kesehatannya ke dokter. Bayi belum bisa berbicara tau berkeluh kesah, inilah pentingnya perhatian orang tua terhadap gejala tubuh.

Diare pada bayi / anak menandakan terjadinya ketidaknormalan pada proses pencernaan anak yang masih rentan. Diare yang sering kambuh atau berkepanjangan menjadi ciri-ciri yang paing mudah dikenali pada kemungkinan terjadinya radang usus.

  1. menangis setiap buang air besar

Radang usus membuat penderita nya merasa kesakitan tiap kali usus mengalami pergerakan, entah ketika mencerna makanan, membuang kotoran atau merasa lapar. Hal ini tentu membuat merasa bayi sangat tidak nyaman dan melampiaskannya dengan menangis.

Karena kondisi bayi yang lemah dan belum boleh mengonsumsi obat-obatan sembarangan, kecuali sudah direkomendasikan oleh dokter ahli. Bayi biasanya juga akan diberikan suplemen nutrisi yang harus diminum secara rutin. Ketika sudah kondisi sudah memungkinkan, baru akan dilakukan proses operasi.

  1. anemia

Radang usus membuat pencernaan menjadi kurang sehat, distribusi makanan tidak berjalan dengan baik, serta peredaran darah tidak maksimal. Berbagai kondisi tersebut membuat keseluruhan kesehatan tubuh terganggu dan berdampak anemia. Sebagaimana halnya orang dewasa, anemia menyebabkan gerakan tubuh bayi menjadi lemas begitupun ketika menyusu.

  1. penurunan berat badan

Ciri-ciri terakhir yakni berat badan bayi terus menurun seiring kondisi metabolisme yang lamban. Pada beberapa kasus, penurunan berat badan tidak terjadi disebabkan ketahanan tubuh alami yang cukup kuat. Namun kebanyakan bayi akan menunjukkan gejala ini ketika menderita sakit, tak terkecuali radang usus.