GS

Jangan hanya bermimpi, barengi juga dengan tindakan nyata.

Mengenal Future Simple Tense

Penggunaan tenses dalam Bahasa Inggris bergantung pada kejadian atau situasi tertentu yang menunjukkan waktu berbeda. Penunjuk waktu tersebut adalah salah satu indikator dari penggunaan tenses. Future simple tense adalah salah satu tenses yang memiliki pola sederhana apabila dibandingkan dengan tenses lain.

Future Simple Tense

pexels.com

Pengertian

Simple Future Tense adalah bentuk kata kerja yang dipakai untuk membicarakan hal – hal yang akan terjadi. Kata ‘future’ mempunyai arti ‘masa depan’. Dalam penggunaannya, future simple tense mempunyai aturan untuk kejadian yang akan terjadi di masa depan. Penggunaan kata ‘will’ atau ‘shall’ menjadi ciri khas dari tenses ini yang berarti ‘akan’.

  1. Future Simple Tense (Kalimat Positif)

Untuk membuat kalimat positif pada tenses simple future, ada aturan yang berlaku. Sehingga, penggunaan rumus – rumus sangat diperlukan untuk memudahkan Anda membuat kalimat dalam bahasa Inggris dengan keterangan waktu yang akan terjadi di masa depan.

Rumus : Subject + will/shall + verb 1 + to be (is,am,are + going to + verb 1 + Object

Untuk lebih memahami penggunaan rumus tersebut, coba simak beberapa contoh kalimat di bawah ini :

– He will go to Jakarta tomorrow morning

(Dia (laki-laki) akan pergi ke Jakarta besok pagi)

– Dias will take another test tomorrow since he cannot attend the first test two days ago.

(Dias akan mengikuti tes lain besok karena dia tidak bisa datang ke tes pertamanya dua hari yang lalu)

– Sanjaya is going to give the sweater to my brother.

(Sanjaya akan memberikan sweater ini untuk adik laki – laki saya)

 

  1. Future Simple Tense (Kalimat Negatif)

Untuk membuat kalimat negatif, dibutuhkan rumus yang berbeda dengan kalimat positif sebelumnya namun tidak jauh berbeda. Ada penambahan kata ‘not’ di dalam rumus future simple present kalimat negatif. Untuk lebih memahaminya, simak rumus dan contoh kalimatnya di bawah ini :

Rumus : Subject + will/shall + not + verb 1 + to be (is,am,are) + not + going to + Verb 1 + Object

Contoh Kalimat :

–  He will not go to Jakarta tomorrow morning

(Dia (laki – laki) tidak akan pergi ke Jakarta besok pagi)

– I am not going to finish all my job tonight

(Saya tidak akan menyelesaikan semua pekerjaan saya malam ini)

– Dias will not take another test two days ago.

(Dias tidak akan mengikuti tes lain besok karena dia tidak bisa datang ke tes pertama dua hari yang lalu)

–  We will not visit Surabaya tonight.

(Kita tidak akan mengunjungi Surabaya malam ini)

– Dita is not going to get married tomorrow at the villa near the beach, it’s 3 days from now. (Dita tidak akan menikah besok di sebuah vila dekat laut, tapi tiga hari dari sekarang)

Future Simple Tense

pexels.com

Penggunaan Dalam Kalimat Interogatif

Selain kalimat positif dan negatif, ada juga penggunaan kalimat interogatif yaitu bentuk kalimat tanya. Rumus yang digunakan pun berbeda dengan rumus pada kalimat positif dan kalimat negatif. Perhatikan rumus future simple tense untuk kalimat interogatif berikut beserta contoh kalimatnya.

Rumus :

Will/Shal + Subjek + Verb 1 + Object + ?

Atau

To be (is,am,are) Subject + Going to + Verb 1 + Object + ?

Contoh Kalimat :

Will he go to Jakarta tomorrow morning ?

(Akankan dia pergi ke Jakarta besok pagi?)

Amgoing to finish all my job  tonight?

(Apakah saya akan menyelesaikan semua pekerjaan rumah saya malam ini?)

 Will Dias take another test tomorrow since he cannot attend the first test two days ago? (Apakah Dias akan mengikuti tes lain besok karena dia tidak bisa datang ke tes pertama dua hari yang lalu?)

 Will they visit Bandung tonight?

(Apakah mereka akan mengunjungi Bandung malam ini?)

 Is Dita going to get married tomorrow at the villa near the beach?

(Apakah Dita akan menikah besok di sebuah villa dekat laut?)

Itulah penjelasan singkat mengenai future simple tense yang merupakan salah satu bentuk kata kerja dari tenses dalam Bahasa Inggris. Penggunaan rumus yang tepat pada setiap kalimatnya (positif, negatif, interogatif) sangat penting untuk diperhatikan agar tidak ada kesalahan dalam grammar. Selain itu, ciri khas dari tenses ini adalah penggunaan kata ‘will’ atau ‘shall’ yang memiliki ‘akan’ dari suatu kejadian atau situasi di masa depan.